Terapi Warna Menggunakan Wallpaper Dinding Medan

Kini, dalam merancang interior baik itu hunian, perkantoran atau bangunan komeril lainnya, desainer tak boleh hanya mengikuti selera pribadi saja, namun memilih warna sebaiknya menggunakan kesadaran akan fungsi warna tersebut. Warna menurut penelitian masing-masing memiliki makna psikologis dengan demikian warna dapat digunakan sebagai terapi. Bolehlah kamu coba wallpaper dinding Medan

Apa Itu Terapi Warna?
Kata terapi sendiri tak asing dalam kosa kata sehari-hari. Dalam dunia medis, terapi memiliki persamaan arti dengan “perawatan”. Kata terapi dapat diartikan sebagai usaha penyembuhan terhadap masalah kesehatan. Perawatan atau terapi tertentu masih dapat diberi sebagai usaha penyembuhan bagi beberapa penyakit yang tak dapat diobati. Sebagai contoh, terapi thermoterapi, hidroterapi, kemoterapi dan ozonoterapi. Terapi lainnya dapat diberikan melalui interaksi dengan manusia seperti konseling atau psikoterapi, maupun latihan olah raga khusus atau terapi fisik.

Semenjak warna memiliki makna psikologis bagi orang yang melihatnya, maka warna dapat pula digunakan sebagai terapi terutama penggunaan warna pada ruangan. Penggunaan warna telah dimanfaatkan secara luas dalam bidang industri dan desain, termasuk desain interior baik untuk hunian rumah tinggal, rumah sakit, sekolah, perkantoran dan pertokoan. Untuk menciptakan suasana yang berbeda pada tiap ruangan, dapat digunakan kombinasi yang berbeda dengan satu warna yang sama sebagai benang merahnya. Urusan memilih warna yang dapat memberikan aura positif dalam ruang kadang menyulitkan.

Hijau
Sebagai warna yang sering diumpai di alam, hijau melambangkan penyembuhan, regenerasi, harmoni, kenenangan namun menyegarkan, Warna hijau ini dengan demikian menimbulkan optimis akan ketenangan jiwa dan pikiran. Warna ini tepat untuk diaplikasikan pada ruangan yang ditujukan untuk menghilangkan penat pikiran dan stress. Rumah sakit maupun klinik pengobatan sering menggunakan warna hijau karena diyakini pasien dapat merasa rileks dan nyaman berada di dalam ruangan tersebut. Ruangan tunggu pun sering menggunakan warna hijau untuk bersantai. Hijau juga merupakan warna yang mampu mencerahkan suasana hati dan sesuai untuk warna kamar tidur anak remaja. Sebab, di usia remaja, anak-anak sering menghadapi berbagai tekanan dan mereka membutuhkan dorongan kuat untuk menghargai diri sendiri. (Baca: Manipulasi Ruang dengan Wallpaper)

Namun, terlalu banyak warna hijau dapat menyebabkan kecenderungan obsesif dan kemurungan. Dengan demikian seimbangkan warna hijau dengan warna split komplementernya seperti warna merah muda yang lembut. Dalam hal dekorasi, mengapa tak mencoba untuk menambahkan sentuhan warna hijau dalam bentuk aksesoris interior seperti bantal, lampu meja, tirai, wallpaper atau tanaman hias.

Wallpaper dinding yang merupakan pelapis dinding berbahan kertas kini banyak digemari sebagai alternative material pelapis dinding karena corak, warna dan teksturnya yang beragam. Wallpaper memiliki jutaan pilihan warna untuk dipadupadankan dengan elemen interior lainnya seperti tirai, karpet, dan sebagain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *